Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Museum

Mengenal Kota Pekalongan dalam 1/2 Hari

Kota Pekalongan sangat dikenal sebagai sentra batik berkualitas. Sejak dikukuhkan oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia pada 2 Oktober 2009, geliat industri batik semakin berkembang. Showroom dan Workshop batik mudah dijumpai di setiap sudut kota. Permintaan juga semakin meningkat. Tak sedikit pecinta batik yang sengaja datang langsung ke kota di pesisir pantai utara Jawa ini untuk berburu aneka batik. Namun, kota Pekalongan tidak hanya tentang batik. Banyak potensi wisata lainnya yang menarik untuk dikunjungi. Jika hanya memiliki sedikit waktu untuk liburan, kota Pekalongan menjadi pilihan. Karena di kota ini, Anda dapat mengunjungi 5 tempat menarik hanya dalam setengah hari. Ini dia! Museum Batik Pekalongan Menempati bangunan bekas kantor keuangan Pabrik Gula pada masa kolonial Belanda, Museum Batik Pekalongan terletak sangat strategis di kawasan budaya Jetayu, tepatnya Jl. Jetayu No. 1, Kota Pekalongan. Sejak diresmikan oleh Presiden ke-6 RI, Bapak Susilo Bambang Yudhoy...

Muter-muter Klaster Sangiran

Setelah dibikin penasaran dengan upload-an foto di akun Instagram, saya berharap bisa mengunjungi Museum Klaster Sangiran yang baru. Alhamdulillah... terwujud. :) Kawasan Sangiran terletak di Kecamatan Kalijambe Kabupaten Sragen yang dapat ditempuh melalui kota Surakarta ke utara menuju arah purwodadi atau dari kota Semarang ke selatan , kemudian berbelok kiri pada lampu merah sebelum terminal Tingkir - Salatiga. Sebelum menjadi Situs Warisan Dunia, kawasan Sangiran dikenal sebagai area yang gersang. Lahan mereka hanya bisa digarap pada saat musim penghujan. Saat musim penghujan datang, terjadi tanah longsor di beberapa titik yang justru menyingkap penemuan fosil. Masyarakat Sangiran menyebutnya 'balung buto' dan dimanfaatkan sebagai ramuan obat oleh para shinse. Van Koenigswald datang ke Sangiran pada tahun 1934. Ia memperkenalkan pada masyarakat bahwa balung buto tersebut merupakan fosil, salah satu benda berharga. Untuk mencukupi kebutuhan hidup, masyarakat menjual fo...