Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Personal

'Khatam' Jawa Tengah

Bermula dari angan-angan ingin ikut study tour ke Bali, saya memutuskan untuk melanjutkan sekolah di JAWA. Itu berarti, saya harus migrasi alias merantau ke kota di Jawa Tengah atau Jogja.  Kota Jogja cukup familiar buat saya karena Ibu sering mengajak saya ke pasar Beringharjo untuk kulakan (jualan) batik. Biasanya lagi, berujung dengan makan nasi rames di los pasar bagian dalam. Maka, Jogja adalah impian. Ternyata, saya justru bersekolah di sebuah kota mungil dan sejuk di utara Jogja, kota Magelang. Menariknya, kota ini dikelilingi gunung dan pegunungan. Konon, itulah mengapa nama kota ini Magelang yang merupakan singkatan dari Maha Gelang atau gelang yang besar. Meski telah dikelilingi gunung dan perbukitan, di tengah kota Magelang terdapat bukit Tidar yang rimbun dengan pepohonan pinus. Alam dan masyarakatnya membuat saya merasa nyaman tinggal di sini.  Dan Magelang bukan satu-satunya, saya juga merasakan hal yang sama saat tinggal di kota-kota lainnya di Jawa...

Untuk Pariwisata Jawa Tengah

Orang DKV adalah penanda jaman (Sumbo Tinarbuko) Sudah lama tidak mendengar spirit kreatif. Eagle Documentary series yang tayang jumat lalu (1/3) tentang "Reresik Sampah Visual" membuat saya terkesan. Inget lagi yel2 masa orientasi, Berkarya...berkarya. :)) Saya persembahkan ini untuk pariwisata Jawa Tengah. #VisitJawaTengah

Laju lah laju Kereta Api

Suatu waktu di tahun 2011, Ibu dan saya menghadiri undangan saudara di Slawi. Singkat cerita, Ibu dan saya harus pulang dan kami punya rute perjalanan yang berbeda. Ibu perjalanan ke barat, saya ke timur. Perempatan rita mall di kota Tegal menjadi titik perpisahan kami. Ibu harus mengejar bis ke Terminal Tegal, saya menuju agen bis nusantara jurusan Semarang. Dengan becak, saya duduk tanpa mengangkat kaki, melihat dg pasti ke kanan dan ke kiri, untung becakku tidak lari bagai tak berhenti. Dan...tadaa...sampailah di agen bis nusantara. Saya turun dari becak, membayar, langsung menuju loket. Yes! Bis nusantara dinyatakan PENUH hingga pemberangkatan terakhir. Saya segera memutar otak dan sempat teringat ada agen travel cipaganti. Saya googling sesaat untuk dapatkan no teleponnya. Hasilnya? Sama penuhnya. Kemudian saya teringat lagi, di suatu masa yang lampau, saya pernah menaiki kereta api Kaligung dg rute Tegal - Semarang. Saya bergegas hampiri tukang becak lagi menuju stasiun T...