Skip to main content

Posts

Sayur Becek : Sup Super Istimewa

Apa yang terpikir dalam benak Anda saat mendengar 'Sayur becek'? Bagi pecinta hijau-hijauan, bisa jadi kuliner ini adalah pilihan yang keliru. Namun bagi penggemar balungan , sayur becek-lah jawabannya.   Sekilas, sayur becek mirip dengan sayur sup namun kaya akan kaldu daging karena menggunakan balungan sebagai bahan utamanya. Balungan (bahasa Jawa) yang dimaksud ialah tulang iga sapi dengan daging yang masih menempel. Tulang iga sapi dimasak bersama bumbu rempah-rempah ditambah daun kedondong. Semangkuk sup super ini dihidangkan di dalam mangkok bersama sepiring nasi hangat yang diberi tumisan kacang tolo dan cabai hijau.   Sayur becek merupakan hidangan khas masyarakat Purwodadi pedesaan yang disajikan sebagai jamuan untuk para tamu pada saat acara hajatan. Kini, hi dangan berkuah ini telah menjadi menu masakan rumah makan. Lezatnya sayur becek dapat dijumpai di Warung Makan Putra 45 di Jl. Jendral Sudirman Purwodadi.

Capturing Dieng Morning Dew

"Mbak, bisa ambil gambar bagus dari balkon, " ujar pemilik homestay. Padahal pagi sudah tergelincir jauh. Tapi udara dingin Dieng masih menyisakan uap tiap kali berbicara. Saya bergegas menuju balkon menapaki lantai dan tangga berkarpet. Hampir setiap rumah penduduk di Dieng beralaskan karpet  merah . Nun dari kejauhan tampak lanskap Gunung Prau, Gunung Sindoro, Gunung Pakuwaja dan Komplek Candi Arjuna. Rupanya masih ada kesempatan menangkap momen. Masya Allah :) Capturing Dieng Morning Dew

Tengkleng : Kuliner Rakyat nan Berkelas

Situasi kondisi seringkali menciptakan kreativitas baru. Mungkin cocok kiranya kalimat tersebut menjadi pengantar kisah di balik kuliner Tengkleng. Dahulu, hanya para tuan dan noni Belanda yang dapat menikmati kelezatan olahan daging kambing dengan kuah kental. Sementara, rakyat jelata hanya dapat menyaksikan mereka makan. Sisa-sisa bagian kambing, seperti tulang dan jeroan, dibuang. Para kuli mengolah sisa bagian kambing (selain daging) itu bersama kuah encer bernama tengkleng.Namun, lain dulu lain sekarang, tengkleng menjadi masakan berkelas yang juga tersaji di hotel berbintang. Tengkleng Mbak Diah- Solo Baru Tengkleng merupakan masakan sejenis gulai tanpa santan. Rasanya gurih bercampur sensasi pedas dari cabai. Kenikmatan tengkleng tak hanya dari rasa, melainkan juga dari cara memakannya, yaitu dengan menggerogoti. Menggerogoti adalah cara lazim, karena tengkleng asli menggunakan tulang belulang sebagai bahan utama, maka hanya sedikit daging yang menempel. Kuliner rakyat...

Pesan Toleransi dalam Sepiring Nasi Pindang Kudus

Kabupaten Kudus kaya akan kuliner khas berbahan dasar daging kerbau. Daging Kerbau membawa pesan toleransi beragama yang disampaikan oleh Sunan Kudus selama berdakwah. Untuk menghormati penganut agama Hindu di Kudus, Sunan Kudus menganjurkan pengikutnya untuk tidak menyembelih Sapi dan menggantinya dengan hewan ternaik lainnya, seperti kerbau. Maka, lahirnya kuliner serba daging kerbau. Nasi Pindang Kudus Selain Soto, kuliner daging kerbau lainnya ialah nasi pindang. Kuliner ini dapat dijumpai di salah satu warung kuliner yang terletak di Jl. Museum Kretek No.9 Getas Pejaten, Kec. Jati, Kabupaten Kudus. Lokasinya tak jauh dari alun-alun Simpang Tujuh Kudus. Di sini, pecinta kuliner dapat mencicipi nasi pindang kerbau yang memanjakan lidah. Kuliner ini mirip nasi rawon khas Jawa Timur, namun menggunakan daging kerbau bukan daging sapi. Kuahnya tidak begitu kental dan bercita rasa gurih dan manis. Nasi pindang disajikan di atas piring yang telah diberi alas daun p...

Sate Ambal Nikmatnya Bukan 'Abal-abal'

Tak bisa dipungkiri jika Sate merupakan salah satu kuliner populer dan punya banyak penggemar. Pun masyarakat Jawa Tengah. Mulai dari Sate Balibul Tegal, Sate blenggong Brebes, Sate Blora, Sate Kere Solo, Sate Suruh, dan masih banyak lagi. Dari harga yang merakyat hingga melangit. Di Selatan Jawa Tengah, tepatnya Desa Ambal Resmi, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen, Sate Ayam Ambal menjadi kebanggaan. Kuliner ini sangat dikenal luas dan pernah menjuarai makanan khas tingkat Jawa Tengah. Keunikan sate ayam khas Ambal ini terletak pada sausnya yang terbuat dari campuran tempe. Soal rasa, tidak diragukan. Nikmatnya bukan abal-abal . Warung sate ambal yang cukup terkenal ialah Warung Sate Pak Kasman yang dapat dijumpai di beberapa tempat, yaitu desa Ambal dan Kutowinangun. Biasanya, satu porsi sate ambal berisi 20 tusuk.

Van Der Wijck : Benteng Pertahanan Terdepan di Selatan Jawa

Sejak masa Kerajaan hingga Kolonial, beberapa daerah di Jawa Tengah merupakan   pusat pemerintahan maupun perdagangan. Tak heran jika banyak peninggalan bersejarah berupa bangunan-bangunan yang masih dapat kita saksikan hingga saat ini, seperti benteng, kantor, stasiun, dan sebagainya.   Salah satu bukti peninggalan bersejarah di Jawa Tengah ialah benteng Van Der Wijck.     Benteng Van Der Wijck - Gombong Benteng yang terletak di Gombong, sekitar 19 km dari pusat kota Kebumen ini, merupakan benteng peninggalan Kolonial Belanda yang memiliki keunikan. Keunikan benteng Van Der Wijck terletak pada bangunan yang seluruhnya terbuat dari batu bata. Bahkan atap benteng berbentuk segi delapan ini juga terbuat dari batu bata yang kokoh dan dibuat menyerupai bukit-bukit kecil, sehingga sangat ideal sebagai tempat pertahanan sekaligus pengintaian.   Atap Benteng   Berbentuk segi delapan Usia bente...

Jurnalis Yordania : Empat Musim dalam Seminggu

 Exploring completely Dieng Plateau Pesona wisata Dataran Tinggi Dieng selalu ‘menyihir’ siapa saja yang datang berkunjung. Bagaikan negeri di atas awan, Dieng berhasil memukau para pecinta wisata, pejalan, petualang, backpacker baik dari dalam maupun luar negeri. Seperti yang terekam dalam perjalanan Fam Tour Media dari Yordania ke Dataran Tinggi Dieng pada Jum’at (25/4) dan Sabtu (26/4). Para peserta Fam Tour yang terdiri dari Fouad George Elias El-Kharsheh (Presenter Ro’ya TV), Eyad Mostafa Abd Rabboh Soufan (Kameramen Ro’ya TV), Marwan M.S. Sudah (Jurnalis), Elena Yoroslav Grigoriy Nedoguin (Jurnalis), dan Omar Mohammad Nazzal Armouti (Jurnalis), tak henti-hentinya menyatakan kekaguman pada setiap Daya Tarik Wisata (DTW) yang mereka datangi, antara lain Perkebunan Teh Tambi, candi Arjuna, Sumur Jalatunda, Kawah Candradimuka, Kawah Sileri, Telaga Merdada, Telaga Warna, Dieng Plateau Theatre, dan Kawah Sikidang. Presenter Ro’ya TV, Fouad George Elias El-Kh...